kampung-inggris-pare.id (Tips Menulis Esai Chevening Scholarship untuk Study Abroad di Inggris) – Salah satu cara untuk bisa lanjut study ke jenjang yang lebih tinggi di luar negeri tanpa perlu bingung memikirkan masalah biaya tentu saja melalui beasiswa. Saat ini sudah cukup banyak program beasiswa yang ditawarkan entah itu dari pemerintah ataupun dari swasta. Salah satu beasiswa yang cukup populer untuk mereka yang ingin melanjutkan study ke Inggris ada Chevening Scholarship.

tips menulis esai chevening scholarship

Beasiswa Chevening merupakan beasiswa yang berasal dari pemerintah Inggris untuk mahasiswa internasional yang ingin meneruskan jenjang pendidikan S2 hingga doctoral di Universitas-universitas ternama Inggris. Cakupan Chevening scholarship cukup lengkap karena Chevening merupakan beasiswa fully-funded. Beasiswa ini memberikan pendanaan untuk seluruh kebutuhan study selama satu tahun. Beasiswa Chevening memberikan pendanaan beasiswa mulai dari:

  1. biaya kuliah
  2. biaya hidup
  3. biaya pembuatan visa
  4. hingga biaya pesawat pulang pergi Indonesia-Inggris

Yang Harus Kamu Siapkan dalam aplikasi beasiswa Chevening:

  • 4 essay dalam Bahasa Inggris @ max 500 kata

  • Surat rekomendasi

  • Letter of Acceptance dari kampus di UK yang dituju (daftar ke 3 kampus)

  • Interview dengan panelis

Esai untuk Aplikasi Beasiswa

Setelah kamu mengetahui apa-apa saja yang harus kamu siapkan untuk mendaftar beasiswa Chevening, mari kita bahas poin pertama yaitu esai. Pada kesempatan kali ini akan kita bahas tips menulis esai Chevening Scholarship dan menghindari kesalahan, agar esaimu terlihat menarik oleh pihak penyeleksi beasiswa kamu harus mengetahui struktur pembangun esai, apa saja, yaitu:

  1. Latar belakangmu
  2. Kelebihanmu dan sebutkan contoh yang mana kamu berperan penting dalam memberikan solusi
  3. Kekuranganmu yang akan bisa kamu atasi dengan mengambil kuliah yang kamu pilih
  4. Riwayat pendidikan (sekolah/kuliah)
  5. Pengalaman kerja/organisasi
  6. Visi dan misi kedapan terkait dengan bidang studi
  7. Alasan mendaftar di jurusan & Universitas tersebut

Tips Menulis Esai Chevening Scholarship

Esai untuk mendaftar beasiswa luar negeri tentunya berbeda dengan menulis esai untuk mendaftar beasiswa atau Universitas dalam negeri. Untuk menulis esai beasiswa dalam negeri kamu harus memperhatikan penggunaan grammar dan tenses jadi untuk kamu yang merasa belum cukup fasih dalam writing bahasa Inggris. ada baiknya kamu persiapkan dulu dengan cara belajar atau mengambil kursus intensif.

Pilihan Kursus TOEFL IELTS Online

IELTS Prep

Tips & Trick mendapat skor IELTS tinggi (Cocok untuk yang belum pernah kursus/tes IELTS)

  • Kapasitas maksimal kelas Writing & Speaking 15 siswa, Listening & Reading 25 siswa

Rp 2.400.000
Rp 1.200.000

TOEFL Prep (ITP)

Tips & Trick mendapat skor TOEFL ITP tinggi (Cocok untuk yang belum pernah kursus/tes TOEFL ITP)

  • Kapasitas maksimal 25 siswa per kelas

Rp 1.600.000
Rp 700.000

IELTS Scoring

Cocok untuk yang sudah pernah kursus tapi membutuhkan lebih banyak latihan soal dan pembahasan jawaban.

  • Kapasitas maksimal kelas Writing & Speaking 15 siswa, Listening & Reading 25 siswa
  • Bonus 2 Minggu Bimbingan Tambahan untuk yang sudah daftar tes IELTS

Rp 2.400.000
Rp 1.200.000

TOEFL Scoring (ITP)

Cocok untuk yang sudah pernah kursus tapi membutuhkan lebih banyak latihan soal dan pembahasan jawaban.

  • Kapasitas maksimal 25 siswa per kelas
  • Bonus 2 Minggu Bimbingan Tambahan untuk yang sudah daftar tes TOEFL ITP

Rp 1.600.000
Rp 700.000

Untuk mendaftar beasiswa Chevening setidaknya kamu harus menulis 4 esai dengan tema yang berbeda, yaitu Leadership and influencing, networking, study in UK, dan career plan

Leadership and influence

Esai berjudul Leadership and influence disusun sebagai berikut:

“Cevening sedang mencari orang untuk menjadi pemimpin atau pemberi pengaruh di negara mereka. Jelaskan bagaimana Kamu memenuhi persyaratan ini, dengan menggunakan contoh kepemimpinan dan keterampilan motivasi yang jelas untuk mendukung jawaban Kamu. »

Kata-kata utamanya adalah:

“Future leaders or influencers in their home countries”

“clear examples of your own leadership and influencing skills”.

Esai ini harus menjelaskan jenis kepemimpinan yang akan kamu pertimbangkan jika kamu berada di posisi manajemen atau melihat bisnis yang akan kamu lakukan di Indonesia setelah menyelesaikan gelar master kamu di Inggris.

Pernyataan penting kedua membuat kamu membuat esai ini. Menurut beberapa sumber yang kamu baca di internet, kamu dapat menulis satu atau lebih pengalaman kepemimpinan yang pernah kamu lakukan.

Di awal esai, kamu bisa membagikan pendapat kamu tentang pemimpin yang baik berdasarkan pengalaman organisasi kamu. Kamu kemudian menjelaskan pengalaman yang menyebabkan hal ini menggunakan metode STAR (Situation, Task, Action, Result). Esai kamu diakhiri dengan mengatakan bahwa kamu akan menggunakan pengetahuan ini jika kamu ingin menjadi pemimpin, dalam bisnis pribadi kamu dan kontribusi kamu kepada Asosiasi Alumni Chevening di Indonesia.

Networking

Clue Perintahnya:

“Chevening is looking for individuals with strong professional relationship building skills, who will engage with the Chevening community and influence and lead others in their chosen profession. Please explain how you build and maintain relationships in a professional capacity, using clear examples of how you currently do this, and outline how you hope to use these skills in the future”

kata kunci:

“strong professional relationship building skills”

“engage with the Chevening community”

“influence and lead others in their chosen profession”

“how you build and maintain relationships in a professional capacity”

“clear examples of how you currently do this”,

“outline how you hope to use these skills in the future”.

Kamu bisa memulai esai ini dengan menyoroti pentingnya networking dalam karier kamu dengan pembahasan umum ke yang lebih spesifik. Kamu bisa menjelaskan kegiatan apa yang kamu lakukan, dengan siapa dan bagaimana kamu bisa memperoleh networking. Serta manfaat apa yang kamu peroleh dari networking tersebut.

Networking merupakan proses yang berkelanjutan, jadi penting untuk menggambarkan pengalaman masa lalumu di esai dan juga bagaimana cara yang kamu lakukan untuk mempertahankan hubungan tersebut.

Apa yang kamu tulis adalah tekad kamu untuk menggunakan pengalaman networking kamu dalam tiga cara: rencana karir masa depan kamu, pekerjaan kamu sebagai anggota Grup Alumni Chevening di Indonesia dan sekali lagi hubungan Inggris-Indonesia.

Studying in the UK

Selanjutnya, esai Studying in UK berisi perintah:

“Outline why you have selected your chosen three university courses, and explain how this relates to your previous academic or professional experience and your plans for the future. Please do not duplicate the information you have entered on the work experience and education section of this form”

Dua kalimat kunci dalam perintah tersebut, menurut kamu, adalah

“why you have selected your chosen three university courses” dan

“explain how this relates to your previous academic or professional experience and your plans for the future”.

Seperti yang dicantumkan dalam perintah: membuat kesatuan antara pengalaman kerja, studi lampau, dan tiga jurusan kuliah incaran kamu di Inggris.

Hal di atas tampaknya mudah bagi siapa saja yang memiliki pendidikan terkait pekerjaan. Misalnya, ia memiliki gelar sarjana ekonomi, bekerja sebagai ekonom di lembaga penelitian dan ingin memperoleh gelar master di bidang ekonomi.

Esai tema ini bisa menjadi sangat sulit apabila latar belakang kamu yang penuh warna. Kamu lulus sekolah hukum dengan esai tentang agrobisnis. Setelah studi kamu, kamu menjadi seorang jurnalis. Dia kemudian beralih ke jurnalisme investigatif. Sementara targaet Impianmu: Kamu berharap mendapatkan gelar master dalam jurnalisme dokumenter atau multimedia karena kamu ingin melanjutkan hidup kamu dengan menggabungkan semua minat kamu: sejarah, politik, sinema, petualangan acak tanpa pemandu, sepak bola, seni, memasak, hiburan, dan jurnalisme.

Singkatnya, cara terbaik untuk mengintegrasikan pengalaman kerja/belajar ke dalam program master bahasa Inggris adalah melalui pengantar kronologis. Kamu memulai tes dengan masalah utama yang ingin kamu selesaikan dengan menggunakan pengetahuan yang kamu peroleh selama belajar di Inggris. Kemudian kamu melepaskan, dari pengalaman belajar, dari pengalaman kerja, ke pengalaman yang membuat kamu melanjutkan studi di Inggris.

Bagian berikut menjelaskan tiga langkah opsional. Kamu telah memecahnya menjadi tiga bagian terpisah. Di setiap esai Kamu akan menemukan informasi tentang nama program, nama universitas, manfaat jurusan dan apa yang ingin kamu pelajari di jurusan ini. Urutannya dimulai dari prioritas pertama, kedua hingga ketiga. Ini penting karena Chevening akan memprioritaskan pilihan sebelumnya saat menerima beasiswa untuk ketiga program tersebut. Selama wawancara, peserta bahkan diminta untuk mengubah urutan pilihan tulisan mereka jika mereka berubah pikiran.

Career Plan

Career Plan, perintahnya:

“Chevening is looking for individuals who have a clear post-study career plan. Please outline your immediate plans upon returning home and your longer term career goals. You may wish to consider how these relate to what the UK government is doing in your country”

Kata-kata kunci di dalamnya:

“a clear post-study career plan”

“immediate plans upon returning home”

“longer term career goals”, dan

“how these relate to what the UK government is doing in your country”.

Esai ini mudah bagi siapa saja yang sudah memiliki gambaran tentang karir masa depannya setelah lulus kuliah dari Beasiswa Chevening. Jika tidak, maka kamu hanya punya satu saran: pikirkan secara mendalam pekerjaan kamu sebelumnya dan pikirkan masalah utama di bidang yang ingin kamu selesaikan di masa depan. Poin penting lainnya: buat proyek profesional dengan jelas yang berkontribusi pada pengembangan masalah (komunitas, wilayah tertentu, kebijakan nasional, atau inovasi di perusahaan tempat kamu bekerja).

Penjelasan rencana kerja ini kamu bagi menjadi empat bagian: pendahuluan, rencana jangka pendek, menengah dan panjang, dan kesimpulan.

Testimoni Alumni

Tan Malaka
Rahma Anisa Fitrah Insani
(Penerima Beasiswa The Ignacy Lukasiewicz Scholarship Programme, Polandia)

“Titik Nol bukan sekedar tempat belajar Bahasa Inggris tapi tempat mendapat inspirasi, bahkan dari hari pertamanya Titik Nol bisa membuat saya merubah impian saya untuk juga berhasil mendapatkan beasiswa luar negeri. Belajar di Titik Nol sangat menyenangkan dan tidak kaku. Tutor-tutornya selalu membuat kami paham dengan caranya masing-masing. Ssoal-soal latihanya sangat lengkap dan banyak sehingga kami bisa belajar berbagai jenis soal agar benar-benar siap untuk real test. Pokoknya enjoyable banget! Thank you Titik Nol English Course!”

Tan Malaka

Raisa Hidayat
(LPDP Awardee, University College London, IELTS Score 6.5)

“Learning with Titik  Nol Family was amazing! Di sini mentornya intensif sekali almost 24/7. Sebulan penuh mengejar target IELTS sangat menyenangkan dan tanpa beban. I guess the most important thing that Titik Nol has is lingkungan belajar yang sangat bersahabat dan supportive. It boosts the spirit of learning so much! Thank you Titik Nol for such a great opportunity!”